3 Jenis Bagan Organisasi Suatu Negara

Sebagaimana suatu usaha, suatu negara pun memiliki bagan organisasi. Bagan organisasi pada tulisan ini sebenarnya pengembangan dari tulisan yang sudah ada : Tiga Jenis Bagan Organisasi Perusahaan diharapkan pembaca telah membaca tulisan tersebut sebelum memulai membaca tulisan ini.

Bagan organisasi di sini bukanlah struktur pemerintahan. Bagian ini sebenarnya membahas mengenai bagaimana suatu pemerintahan yang terpilih memandang amanah berupa posisi dan jabatan yang didapatkannya. dan  bagaimana sikap dan perlakuan antara orang-orang yang ada dalam bagan organisasi tersebut.

Penulis membagi bagan organisasi suatu negara menjadi 3 bagian,

Bagan Organisasi Pertama :

PEMIMPIN ADALAH RAJA

Tidak perduli apakah itu monarkhi/kerajaan atau republik. Pada Bagan Organisasi ini posisi teratas yang menjadi “Negara 1” adalah sang raja atau sang presiden.

Raja atau presiden adalah pembuat kebijakan tertinggi. Semua orang yang berada dibawahnya bekerja untuk kepuasan dan pemenuhan tujuan dari sang raja.

Bagan Organisasi Kedua :

RAKYAT ADALAH RAJA

Ini adalah bentuk bagan organisasi yang sebenarnya diidamkan di sebuah negara republik/demokrasi.

Pada bagan organisasi ini rakyat ditempatkan di tempat teratas. Rakyat adalah pembuat keputusan tertinggi.

Rakyat adalah pihak yang memilih orang-orang untuk mengurus negara dan orang-orang yang dipilih tersebut digaji dengan uang rakyat yang disebut pajak. Sehingga sebagai orang yang memilih dan juga menggaji maka rakyat ditempatkan di tempat yang paling tinggi.

Pengelola negara yang terpilih (pemimpin) mengarahkan semua yang menjadi bawahannya untuk bekerja untuk memuaskan pihak yang telah menunjuk dan membayar dirinya.

Bagan Organisasi Ketiga :

ALLAH ADALAH RAJA (AL-MALIK)

Allah adalah pemilik alam semesta dan seisinya dan Allah itu Esa (Al
Ahad)
Allah adalah Pemilik Tunggal daripada alam raya dan seisinya ini.
Sebagai pemilik tunggal dia itu maha kuasa (Al Qodir)

Allah adalah Rajanya manusia (Al Malik : QS Annas:2 )
Pada suatu usaha hendaknya pula para manusia menjadikan Allah SWT
sebagai raja yang harus diikuti perintahNya.

Pada bagan ini rakyat dan pengelola negara menyadari bahwa diri mereka adalah milik Allah yang diamanahkan kepada meraka, maka mereka pun menjadikan Allah yang merupakan pemilik sejati sebagai pembuat keputusan tertinggi.

atau ringkasnya

=========================================

Pada bagan pertama, sang pemimpin adalah pembuat keputusan tertinggi dan orang-orang yang posisinya dibawah sang pemimpin bekerja untuk memuaskan pemimpin mereka.

Rakyat tidak mendapat tempat pada bagan ini karena semua bekerja untuk kepuasan sang ‘negara 1’.

Semua orang bekerja untuk kepuasan sang pemimpin, oleh sebab itu pihak-pihak yang paling dapat memuaskan keinginan rajanya, maka bisa jadi meraka akan mendapat imbalan yang besar.

Pada bagan kedua, dimana sang pemimpin menyadari bahwa mendapatkan posisi tersebut dikarenakan mendapat amanah dari rakyat, maka sang pemimpin mengerahkan dirinya dan juga para bawahannya agar bekerja demi memuaskan pihak yang memilih dan juga membayar gaji mereka.

Pada bagan ketiga, rakyat dan pengelola negara menyadari bahwa Allah adalah pemilik dan pembuat keputusan tertinggi, oleh karena itu semua orang yang ada pada negara tersebut hidup berdasarkan petunjuk yang telah diberikan oleh Allah. Mereka menjalankan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

=============================================

Pada bagan pertama, karena sang pemimpin adalah orang yang paling atas yang harus dilaksanakan segala perintahnya, maka orang-orang yang dibawahnya hanya akan mendapatkan imbalan dari sang pemimpin selama sang pemimpin masih berkuasa.

Pada bagan kedua, rakyat mulai mendapat tempat karena pengelola negara benar-benar memusatkan perhatiannya untuk kepuasan rakyat yang telah memilihnya. Pengelola negara yang menempatkan diri pada posisi ini setelah meninggalkan jabatannya akan sangat dirindukan kepemimpinannya.

Pada bagan pertama dan kedua, pemimpin dan pengelola negara bisa saja mendapatkan bayaran dan keuntungan-keuntungan lainnya. Tapi bayaran dan keuntungan-keuntungan itu bisa jadi hanya berupa bayaran dan keuntungan di dunia saja.

Pada bagan ketiga para pemimpin dan pengelola negara bukan hanya akan mendapatkan ganjaran di dunia tapi karena bekerja sesuai dengan petunjukNya maka dia akan juga mendapatkan imbalan di kehidupan akhirat nanti.

==================================

Pada bagan pertama orang-orang yang bekerja pada raja disebut abdi raja atau abdi negara.

Pada bagan kedua orang-orang yang bekerja untuk kepuasan pelanggan (masyarakat) disebut abdi masyarakat.

Pada bagan ketiga semua orang yang terlibat adalah para pengabdi Allah (abdullah).

Pos ini dipublikasikan di Amanah Dalam Bernegara. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s