Kepada siapa kita memberikan amanah? Kepada Orang Benar atau kepada Orang Pintar?

Ada orang benar dan ada orang pintar.

Apabila dikombinasi maka :

  • Ada orang benar yang pintar, ada orang benar yang tidak pintar.
  • Ada orang pintar yang benar, ada orang pintar yang tidak benar.

Jika kita ringkas lagi ada 3 jenis orang :

  1. Ada orang benar yang pintar
  2. Ada orang benar yang tidak pintar
  3. Ada orang pintar yang tidak benar

(‘orang pintar yang benar’ tentu sama saja dengan no. 1 hanya kebalikannya)

Kepada siapakah kita seharusnya memberikan kepercayaan (amanah)??

Setujukah Anda apabila kita ingin memberikan amanah hanya kepada mereka yang kita yakini benar? kita tentu tidak ingin amanah kita jatuh kepada orang yang tidak benar.

Orang benar itu :

  • dia selalu menjaga amanah yang sudah ada dengan baik.
  • dia hanya mau menerima amanah yang sesuai dengan kemampuannya.
  • apabila dirasa amanah yang akan dia terima tidak akan dapat dia jaga maka dia akan menolak amanah tersebut karena dia khawatir apabila dia menerima amanah tersebut dan dia tidak dapat menjaganya maka kepercayaan orang-orang kepada dia akan turun.

Jawaban atas pertanyaan kepada siapa seharusnya kita memberikan amanah adalah : berikan amanah kepada orang yang benar sesuai dengan kemampuan mereka.

Jadi :

Kepada orang no 1 (orang benar yang pintar) kepada merekalah amanah dapat kita berikan secara penuh

Kepada orang no 2 (orang benar yang tidak pintar) kepada mereka kita berikan kepercayaan sesuai dengan tingkat kepandaian mereka

Kepada orang no 3 (orang pintar yang tidak benar) apakah Anda akan memberikan kepercayaan kepada mereka? kalau saya tidak

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

3 Balasan ke Kepada siapa kita memberikan amanah? Kepada Orang Benar atau kepada Orang Pintar?

  1. Abu Farros berkata:

    afwan kurang satu mas, yakni orang yang tidak pintar dan tidak benar

  2. isnaputu berkata:

    bagaimna dengan ciri org pintar itu sndri??

    • thepowerofamanah berkata:

      ciri2 orang pintar : menguasai suatu bidang pekerjaan dan dia dipercaya bekerja di bidang tersebut

      sebagai contoh orang pintar menghitung pajak, dia bekerja di bidang pajak

      orang pintar membuat masakan dan memang benar dia membuat masakan dia bekerja di bidang masak memasak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s